GOA MARIA TRITIS GUNUNGKIDUL Tempat Ziarah Umat Katolik Yang Dekat Pantai di Jalur Lintas Selatan

Gua Maria Tritis menarik karena merupakan gua alami, ini berbeda dengan kebanyakan gua maria di Indonesia yang umumnya buatan. Di dinding gua terdapat beberapa stalaktit yang masih aktif meneteskan air. Tetesan air  tersebut ditampung dan bisa dimanfaatkan oleh para pengunjung. Area gua-nya sangat luas dan bisa menampung banyak umat ketika ada perayaan Misa kudus, seperti layaknya sebuah gereja besar yang alami. Bonus lain ketika kita mengunjungi Gua Maria Tritis adalah kita bisa melanjutkan wisata pantai di sepanjang pantai Gunungkidul. Pantai-pantai tersebut misalnya adalah Ngrenehan, Ngobaran, Baron, Mesra, Bluluk, Kukup bahkan hingga ke Drini, yang letaknya sangat terjangkau dari lokasi Gua Maria Tritis.

GUA MARIA KEREP AMBARAWA (GMKA) Dengan Patungnya Maria ASUMMPTA yang Menjawab Kerinduan Devosi Umat Katolik

Gua Maria Kerep Ambarawa (GMKA) atau yang dikenal dengan Gua Kerep bukanlah nama yang asing lagi di telinga umat Katolik Keuskupan Agung Semarang (KAS). Bahkan sejak beberapa tahun terakhir, nama Gua Kerep juga mulai diakrabi oleh umat dari berbagai keuskupan di Indonesia. Gua Kerep didirikan tahun 1954 lahir dengan sejarah sederhana yang tidak berdasarkan suatu penampakan. Pembangunan GMKA dipelopori oleh para bruder Jesuit dan di dukung oleh pastor paroki Ambarawa(Pastor J.Reijnders SJ) sebagai wujud kerinduan umat Paroki Santo Yusuf untuk berdoa dan bermenung mendekatkan diri pada Tuhan melalui perantaraan Bunda Maria. GMKA resmi digunakan pada tahun 1954 dan peresmiannya oleh Mgr. Albertus Soegijapranata SJ.

Keranjang Belanja